Kekekalan Energi

Fokus

Beberapa teman menanyakan kepada saya. Bagaimana akhirnya saya memutuskan untuk fokus pada satu bidang saja. Padahal beberapa diantara mereka tau persis, banyak hal yang bisa saya kerjakan.

Jujur, pada awalnya, fokus pada satu pekerjaan menjadi hal yang sungguh dilematis. Apalagi jika melihat orang lain melakukan suatu perkerjaan yang kita tau, kita pun bisa melakukannya. Ada kalanya saya gamang. Namun pada akhirnya saya memaksa diri untuk memilih. Berbagai pertimbangan jadi bahan acuan.  Salah satunya, kembali menanyakan apa tujuan hidupku? Meskipun saya tau setiap pilihan akan ada konsekuensi yang akan dihadapi. Tetapi saya harus memilih.

Kekekalan Energi

Dari beberapa role model yang saya ikuti. Saya mengambil satu kesimpulan atas setiap kesuksesan mereka. Salah satunya hukum “kekekalan energi”. Bahwa energi itu tidak pernah bertambah dan menghilang. Ia hanya berubah dari satu benuk energi ke bentuk energi lainnya.

Orang-orang yang sukses di bidangnya menempatkan diri mereka pada pekerjaan yang membuat energi mereka bertambah saat melakukannya. Ada yang bergelora saat riuh. Senang saat bertemu banyak orang. Energinya berlipat saat berinteraksi. Ada pula yang justru sangat antusias saat sepi. Kesendirian membuatnya terasa lebih kuat. Energinya terasa lebih banyak yang siap untuk diolah.

Nyatanya energi saya berlipat dalam sebuah ketenangan. Dalam sebuah kesepian. Dalam sebuah kesendirian.

Saya menyukai kesunyian menyusun styling produk yang akan difoto. Saya begitu bahagia saat dalam keheningan lighting yang tertata. Dalam senyapnya bunyi shutter kamera saya terasa baru saja mengubah sebuah energi. Dalam damainya proses editing saya menemukan diri yang begitu bersemangat. Dalam harmoni gambar yang tercipta ada asa yang terasa menghampiri. Semua itu menciptakan atmosfer yang positif. Kekuatan yang entah darimana.

Bagaimana dengan energimu? Pada saat apa dia berkurang? Dan kapan ia bertambah? Apakah saat ramai? Atau justru saat senyap. Jika kamu menanyakan pada saya, saya harus fokus kemana. Ada baiknya kamu tanyakan dulu ke dirimu. Kapan energi itu menjadi ganda. Mungkin itu bisa jadi pertimbangan untukmu fokus memilih pekerjaan yang mana.

Happy Weekend

Baca Juga : Saya dan Fotografi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *