Monthly Archives: Maret 2007

Perbaiki Niatmu Sayannngg

      Tak ada komentar pada Perbaiki Niatmu Sayannngg

Tanya kenapa, polisi akhir2 ini tdk bisa mengontrol emosi? Bunuh komandan, bunuh mertua, bunuh anak, bunuh diri…. Tanya kenapa, Anggota dpr terlalu banyak tuntutan. Minta gaji naik, minta tunjangan naik,… Read more »

Katarsis

      Tak ada komentar pada Katarsis

Nyam nyam nyam…. Di kala makanan itu terkunyah, nyam nyam nyam, tak ad satu pun gundah melintas… Nyam nyam nyam… makanan itu hancur dan akhirnya habis… Merangkul satu demi satu… Read more »

Tumbal Terlupakan

      Tak ada komentar pada Tumbal Terlupakan

Pagi itu, tumben-tumbennya Dita melenggang di koridor kampus. Tempat yang sudah begitu asing dan memuakkan baginya. Tempat yang telah kehilangan identitasnya sebagai wadah bagi para intelektual. Basecamp bagi kaum hedonis… Read more »

Satu Dekade

      Tak ada komentar pada Satu Dekade

11 Maret 1997 ‚ÄúSepuluh tahun yang lalu lahirlah seorang bayi perempuan yaitu saya. Ulang tahun kesepuluh ini ku rayakan dengan cukup meriah dengan biaya sendiri loh. Banyak juga hadiahnya sih,… Read more »

Keluarga?

      1 Komentar pada Keluarga?

Meski sempat mencampakkan keluarga beberapa waktu yang lalu, namun akhirnya aku sadar, keluargakulah yang paling peduli denganku. Perubahan raut wajahku, perubahan fisikku, kegembiraan, kesedihan, hingga hal yang kecil seperti ulang… Read more »

Lewat jam 12 malam…

      Tak ada komentar pada Lewat jam 12 malam…

Lewat jam 12 malam. Motor melaju kencang, melalui jalan yang mulai lengang. Lampu merah dan hijau tampak lelah berperang, berganti lampu kuning yang terus menerawang. Jarak yang membentang antara kampus… Read more »

Hapus

      Tak ada komentar pada Hapus

Kalau menulis adalah kebiasaan, mungkin aku tak terbiasa lagi. Tulis. Hapus. Tulis. Cancel. Tulis. Discard. Membosankan. Memuakkan. Em moh membacanya. Meliriknya pun rasanya enggan. Jika menulis bisa menenangkan tetapi mengapa… Read more »