The Winner Stands Alone

Jenis buku : Novel, Fiksi

Judul Buku : The Winner Stands Alone

Pengarang : Paulo Coelho

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Tahun terbit : 2009

Edisi : Cetakan Pertama

Tebal buku : 468 halaman

Kesuksesan adalah racun yang penuh godaan.

Igor, seorang pengusaha ponsel Rusia, memiliki kekuasaan dan harta yang melimpah. Dalam sehari, ia menghasilkan uang yang takkan habis selama setahun walaupun ia menghambur-hamburkannya dengan berbagai cara. Ia bisa melakukan apa pun yang ia inginkan tanpa perlu membuktikan kepada siapa pun bahwa dia kaya raya. Dia pikir dengan semua yang dimiliki itu, akan menjadi jaminan kalau istrinya, Ewa, akan bahagia bersamanya. Tetapi rupanya Ewa berpikiran lain, dia meninggalkan suaminya tanpa alasan yang jelas dan memilih seorang pengusaha pakaian dari Timur Tengah bernama Hamid. Sejak Ewa meninggalkan Igor, Igor sudah berjanji akan menghancurkan seluruh dunia untuk membuat Ewa kembali. Bagi Igor, Ewa adalah segalanya.

Buku ini menyajikan jejak langkah Igor selama 24 jam di Festival Cannes dengan rencana gilanya, menghancurkan dunia, agar Ewa kembali ke pangkuannya. Dalam prosesnya Igor bertemu dengan Olivia seorang gadis pedagang kaki lima yang mencari peruntungan di Festival itu; Javits seorang produser yang sangat berpengaruh; Gabriella seorang aktris muda yang sangat berambisius memasuki dunia gemerlap selebritis; Jasmine seorang model berbakat dari Rwanda serta beberapa tokoh lainnya.

Dengan luwes Paulo Coelho merangkai kalimat demi kalimat untuk menyajikan salah satu sisi kehidupan dimana setiap orang siap mengorbankan segalanya dan melakukan apa saja untuk mendapatkan sebentuk perhiasan dan ketenaran. Dengan Festival Cannes sebagai latar belakang, cerita ini semakin kuat menggambarkan tentang dunia glamor dan kemewahan para bintang.

Hal ini menjadi cerminan mengejutkan tentang kedangkalan dan keganasan dunia, manusia tak jauh berbeda dengan binatang yang saling memakan sesamanya demi mendapatkan eksistensi, kesuksesan dan gelimangan harta. Ironis. Dunia yang seharusnya memperjuangkan keadilan malah makin terfokus pada benda-benda lahiriah.

Namun disisi lain, The Winner Stands Alone juga menawarkan sudut pandang yang berbeda yakni perenungan mendalam tentang kekuatan-kekuatan mimpi. Seseorang takkan bisa sampai pada tataran kesuksesan tanpa kekuatan mimpi serta nilai-nilai untuk mengukur kemampuannya.

Jika tidak ada kelanjutan dari pertemuan ini dan aku pulang dengan tangan hampa, setidaknya aku tahu, aku sampai di sini karena dua kualitas: integritas dan kegigihan.

Meski membosankan di awalnya tetapi seperti novel-novel Paulo Coelho lainnya, buku ini juga penuh dengan perenungan-perenungan tentang kehidupan yang dirangkai dengan kata-kata indah hingga secara keseluruhan buku ini sangat menarik bagi menyukai bacaan tentang filosofi hidup.

0 thoughts on “The Winner Stands Alone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *