Ada dan Tiada

Dari TIADA menjadi ADA
Dari ADA menjadi TIADA
Kembali TIADA menyadarkan hal itu pernah ADA
Untuk apa ADA lalu akhirnya TIADA?
Bukankah lebih baik TIADA daripada ADA kemudian TIADA?
Ataukah lebih baik ADA yang tak akan TIADA?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *