Hidup Mandiri berkat Bank Mandiri

Sesaat setelah menonton video di atas, aku menatap sebuah buku tabungan berwarna biru. Ia terselip di antara beberapa kertas-kertas penting di dalam sebuah tas kecil yang juga bewarna biru. Aku mengambilnya lalu membuka halamannya satu per satu. Seketika itu aku tersenyum melihat deretan-deretan angka yang tertulis disitu, mengingat jalan hidupku beberapa tahun yang lalu. Potongan-potongan kisah hidupku terbayang satu demi satu.

Aku masih ingat mengapa aku memilih bank ini untuk menabung, karena aku menyukai warna biru, sesederhana itu. Waktu itu aku masih SMA, sekitar 11 tahun yang lalu. Rupanya pelayanan bank ini jauh lebih baik dari yang aku bayangkan saat itu. Bank Mandiri rupanya bukan bank sembarangan, dengan tag line “Terdepan, Terpercaya, Tumbuh Bersama Anda“, Bank Mandiri selalu memberikan pelayanan maksimal untuk nasabahnya. Apapun keinginan Anda, Mandiri saja, kalimat itu selalu menjadi andalan dan memang itulah kenyataannya.

Apapun Keinginan Anda Mandiri Saja

Apapun Keinginan Anda Mandiri Saja

Proses Menuju Mandiri
Dari awal membuka tabungan hingga 2 tahun yang lalu, angka maksimal di buku Tabungan Mandiriku hanya 6 digit saja, bahkan seringkali hanya 5 digit, saldo minimal. Sesuatu hal yang sangat langkah jika mencapai 7 digit. Maklum, saat itu, ekonomi keluargaku tidak begitu stabil dan aku masih tergantung pada mereka. Setiap hari orangtuaku hanya memberi uang untuk biaya transportasi saja.

Aku ingin mandiri, hal itu sudah aku tanamkan sejak dulu. Apa saja aku lakukan demi mewujudkan impianku itu. Sejak SMP seorang guru menitipkan jualannya kepadaku, sebuah penganan yang terbuat dari kacang dan gula. Keuntungannya aku manfaatkan untuk uang jajan. Saat SMA aku menjual aksesoris kepada teman-temanku.

Pernah suatu waktu, ibu tak memiliki uang sama sekali, bahkan uang transportasi sekalipun. Ketika itu aku telah memasuki semester akhir. Ada keinginan untuk menghentikan kuliah saja, tetapi sayang juga. Akupun menjual seprai dan bedcover lalu mengandengnya sendiri di motor yang aku pinjam, membuat desain dan menjual sajadah digital, membuat dan menjual kaos, dan berbagai usaha lain aku lakukan, untuk membiayai penelitian skripsiku. Alhamdulillah aku akhirnya berhasil lulus kuliah dengan nilai yang sangat memuaskan.

Setelah lulus, aku langsung bekerja sekaligus memulai suatu bisnis baru, membuat dan menjual kue. Awalnya biasa saja namun pelan tapi pasti, bisnis ini mampu merubah kehidupanku.

Pameran yang diadakan Bank Mandiri di JCC

Pameran yang diadakan Bank Mandiri di JCC

Wirausaha Muda Mandiri

Aku mendaftarkan bisnis itu pada event yang diadakan Bank Mandiri, Wirausaha Muda Mandiri atau biasa disingkat WMM. Niat awalnya hanya untuk mencari pengalaman sekaligus kenalan. Rupanya Tuhan membuka jalan, aku dinyatakan sebagai pemenang di bidang usaha boga pada tingkat wilayah. Bersama 7 teman lainnya, kami berangkat dari Makassar ke Jakarta, menginap di salah satu hotel termegah dan termewah disana. Sebuah hal yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya. Disana pula aku bertemu dengan pengusaha-pengusaha yang hebat yang memberikanku inspirasi, “kalau mereka bisa, aku juga pasti bisa“, hal itu aku tanamkan dalam hati. Meski tak mendapatkan juara, namun pengalaman itu memberikan nafas baru untukku.

Tanpa berlama-lama, aku langsung mengajukan kredit di Bank Mandiri sesampaiku di Makassar. PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan) salah satu program Bank Mandiri yang khusus diperuntukkan bagi pebisnis baru sepertiku. Bunganya rendah, hanya 6% pertahun. Prosesnya cepat dan mudah.

Tidak beberapa lama, mereka menelponku untuk akad kredit. Semua prosesnya tanpa biaya sepeser pun. Untuk pertama kalinya dalam buku Tabungan Mandiri itu tercetak 8 digit. Senyumku begitu sumringah melihatnya. Mungkin bagi banyak orang itu hal yang biasa tapi tidak denganku, itu hal yang sungguh luar biasa. Dana itu aku gunakan untuk menambah modal usaha.

Omset bisnis kueku terus meningkat tiap bulannya. Transaksiku di Bank Mandiri pun semakin banyak. Aku memanfaatkan fasilitas mobile banking dan internet banking untuk memperlancar usahaku. Kedua fasilitas tersebut, sungguh sangat membantu. Sambil mengaduk adonan atau memanggang kue, aku bisa tau konsumer telah mentransfer sejumlah uang ke rekeningku.

Hanya Bank Mandiri yang Mampu Begini

Bank Mandiri selalu mengundangku ikut pelatihan wirausaha. Pelatihan yang diberikan bukan sembarangan, kami dilatih oleh coach bisnis terbaik di negeri ini. Mulai dari pelatihan motivasi bisnis, pengaturan keuangan, desain produk, brand, hingga etika bisnis. Materi terakhir itu kami dapatkan di Rumah Perubahan milik Rhenald Kasali.

Kami pun diajak pameran. Mulai dari pameran lokal hingga nasional, bahkan ada temanku yang diajak pameran di luar negeri. Tidak main-main, semua pelatihan dan pameran itu GRATIS, bahkan kami diberikan biaya transportasi. Jika diakumulasikan nilai pelatihan dan pameran yang aku ikuti itu sudah jauh lebih tinggi dari pinjaman yang aku ajukan. Aku sudah mengamati semua bank di negeri ini, dan aku sadar hanya Bank Mandiri yang mampu melakukan ini.

Punya Rumah Sendiri

Selain PKBL yang aku ceritakan di atas, Mandiri juga memiliki program bisnis banking dengan jumlah pinjaman hingga milyaran rupiah. Tapi jika Anda membutuhkan uang cash segera yang bukan untuk keperluan bisnis, produk Kredit Tanpa Agunan dari Bank Mandiri bisa jadi pilihan.

Wujudkan Rumah Impian dengan Mandiri KPR

Wujudkan Rumah Impian dengan Mandiri KPR

Aku dan suami memiliki prinsip yang sama, ingin mandiri lebih cepat. Setelah menikah, kami langsung mencari rumah, dan Alhamdulillah kami cocok pada salah satu perumahan. Sayangnya, kala itu, uang kami belum cukup untuk menjadi uang muka, tetapi kami memiliki keinginan yang kuat untuk segera memiliki rumah tersebut. Karena tidak ingin tergantung pada orang lain, kami pun mencari informasi dari berbagai sumber bagaimana cara mendapatkan uang cash dengan mudah, dan kamipun berjodoh dengan Kredit Tanpa Agunan Mandiri. Alhamdulillah semuanya berjalan tanpa kendala, permohonan kami cair dan kami sudah bisa memiliki rumah di usia pernikahan kami yang belum cukup setahun.

Dengan program Mandiri KPR, Bank Mandiri memberikan kesempatan kepada siapa saja untuk bisa menkredit rumah tinggal, apartemen, ruko atau rukan. Dengan suku bunga yang kompetitif, proses yang cepat dan mudah serta jangka waktu yang fleksibel hingga 15 tahun sangat memudahkan bagi pasangan muda seperti kami. Meskipun rumah sederhana, namun kami bangga, di usia kami yang masih muda, kami sudah bisa mewujudkan impian memiliki tempat tinggal sendiri. Kami bersyukur cepat memutuskan untuk membeli rumah tersebut waktu itu, kini harganya telah naik hingga 100juta dari harga yang kami beli dulu.

Kredit Tanpa Agunan Mandiri ini juga bisa dimanfaatkan untuk membantu pembayaran uang muka kendaraan bermotor, bisa juga digunakan untuk keperluan pendidikan anak. Jika ada keluarga Anda yang tiba-tiba masuk rumah sakit dan membutuhkan banyak uang untuk biaya pengobatan, program Kredit Tanpa Agunan Mandiri ini bisa jadi pilihan. Bahkan bagi Anda yang ingin mengadakan pesta pernikahan.

Tabungan Rencana Mandiri
Sebenarnya, beberapa keinginan di atas bisa kita wujudkan tanpa harus mengajukan kredit. Untuk kasus ingin segera memiliki rumah, menurut kami kredit tanpa agunan untuk mendapatkan uang muka sudah merupakan pilihan yang bijak, tetapi untuk mempersiapkan diri mencapai mimpi-mimpi lain, perlu rencana yang matang.

Misalnya untuk membiayai pendidikan anak, kita bisa menghitung dari awal berapa biaya yang dibutuhkan agar anak kita mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Berapa lama waktu yang kita butuhkan untuk mengumpulkan dana tersebut sebelum digunakan? Dari jumlah kebutuhan dan lama waktu yang kita butuhkan untuk mengumpulkan, kita bisa menghitung berapa banyak uang yang harus kita tabung setiap bulannya.

Begitu pula untuk mewujudkan mimpi untuk berlibur. Kita bisa manargetkan kapan kita akan melakukan

Make it Real

Make it Real

perjalanan, berapa dana yang dibutuhkan, jadi kita bisa tahu berapa yang seharusnya kita tabung setiap bulannya untuk mewujudkan liburan yang menyenangkan. Pesta pernikahan tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit, namun dengan perencanaan yang matang, kita bisa mewujudkan tanpa perlu merepotkan banyak orang.

Beberapa waktu yang lalu, sebelum menikah, ketika aku masih bekerja pada sebuah perusahaan, aku melihat sebuah brosur Tabungan Rencana Mandiri di depan counter tempatku akan menyetor sejumlah uang. Penasaran, aku langsung menanyakan program ini kepada costumer service Bank Mandiri. Ternyata, Tabungan Rencana Mandiri ini dapat menjadi pilihan untuk mewujudkan mimpi-mimpi kita. Misalnya kita akan berlibur tahun depan dengan perkiraan akumulasi biaya 6juta, maka kita bisa menabung 500rb selama 12 bulan. Tabungan Rencana Mandiri ini akan “memaksa” kita untuk menabung dengan memotong sejumlah uang dalam rekening setiap bulannya sesuai jangka waktu yang kita inginkan. Jadi, jika jangka waktunya  telah sampai 12 bulan, maka uang tersebut akan otomatis kembali masuk ke rekening kita. Setelah berdiskusi dengan costumer service saat itu, tanpa pikir panjang, aku memutuskan membuka Tabungan Rencana Mandiri. Daripada gajiku habis begitu saja, aku berpikir untuk menyisihkan sedikit tiap bulannya. Saat itu aku cuma memilih jangka waktu 1 tahun saja. Tanpa terasa, rekeningku terpotong sesuai nominal yang aku minta setiap bulannya selama 12 bulan. Hingga pada suatu hari, sejumlah uang masuk dalam rekening Tabungan Mandiriku. Sayangnya, rencana awal untuk uang tersebut aku urungkan karena saat itu orangtuaku lebih membutuhkan, tetapi aku bersyukur, seandainya aku tidak membuka Tabungan Rencana Mandiri, mungkin aku tidak bisa membantu orang tuaku saat itu. Tetapi Tuhan Maha Agung untuk mengatur rejeki, rencanaku untuk liburan keluar kota tetap bisa terwujud dengan cara lain. Tahun berikutnya aku kembali mengambil program Tabungan Rencana Mandiri, Alhamdulillah hasilnya bisa membuatku membiayai sendiri acara pernikahanku tanpa membebani orang tua, bahkan kami bisa berbulan madu.

Diskon Dimana-mana

Awalnya, kami mengajukan permohonan untuk mendapatkan Kartu Kredit Mandiri untuk “jaga-jaga” saja.

Kartu Kredit Mandiri

Kartu Kredit Mandiri

Tanpa proses yang lama, permintaan kami disetujui oleh pihak Bank Mandiri. Rupanya, kartu ini mempunyai begitu banyak manfaat. Pada bulan puasa yang lalu, kami mengadakan acara berbuka puasa di salah satu restoran seafood ternama di Makassar. Kami mengundang beberapa kolega dekat. Biaya yang keluar tentu tidak sedikit tetapi karena kami membayar menggunakan kartu kredit mandiri, kami mendapatkan diskon 25% dari total pembayaran. Bukankah ini berarti kami bisa lebih hemat? Selain di restoran seafood itu, Kartu Kredit Mandiri bisa digunakan dibanyak tempat makan ataupun cafe yang lain dengan diskon yang bervariasi.

Promo diskon 50% pembelian dengan kartu kredit untuk tiket salah satu maskapai penerbangan terbaik di Indonesia juga sangat membantu. Kartu Kredit Mandiri juga bekerja sama dengan banyak hotel di Indonesia yang memberikan diskon hingga 50%, tentu ini sangat mengurangi beban perjalanan. Bahkan beberapa rumah sakit juga memberikan promo diskon ini.

Cicilan 0% untuk pembelian alat elektronik juga menjadi unggulan Kartu Kredit Mandiri. Bukan hanya produk elektronik, furniture untuk kelengkapan rumahpun ada yang memberikan promo cicilan 0% ini.

Tetapi yang namanya kartu kredit tetaplah utang, semua kembali kepada kita untuk mempergunakannya dengan bijak.

Dengan Mandiri, Aku Bangga

Aku menutup buku tabunganku, aku melihat pancaran kebanggan di mataku. Kehidupanku hari ini boleh dikata jauh lebih baik dari sebelumnya. Tentu, untuk menjadi mandiri seutuhnya, butuh proses yang panjang. Dan aku masih mempercayakan Bank Mandiri untuk mendampingi menggapai impian-impianku yang belum tercapai.

Seketika itu juga, aku kembali mengingat sekaligus merindukan Etta, panggilan untuk Ayahku, yang meninggal 7 bulan lalu. Saat meminta izin ke Jakarta mengikuti WMM, aku sudah menyampaikan niatku untuk membuat kedua orang tuaku naik haji. Kala itu, dengan lirih, Etta menjawab: “Insya Allah nak, niat baikmu akan dikabulkan Tuhan”. Namun sayang, Etta begitu cepat dipanggil oleh-Nya sebelum niat itu aku luluskan.

Etta, kami disini selalu berdoa untukmu, mendoakan agar engkau mendapat tempat terindah disana. Semoga kami dapat segera merealisasikan impianmu sejak dahulu, menunaikan ibadah haji.

0 thoughts on “Hidup Mandiri berkat Bank Mandiri

  1. Idha

    Saya paling suka dengan diskon kartu kredit mandiri yang bekerjasama dengan banyak merchant. Bank Mandiri memang the best

    Reply
  2. Riana

    Sebagai nasabah Bank Mandiri, saya sangat merasa terbantu dengan segala program yang diberikan Mandiri. melalui tulisan ini saya baru mengerti dengan tabungan rencana mandiri dan sepertinya saya sangat tertarik ikut program tersebut.

    Reply
  3. Wana

    artikelnya bagus kaka…
    sepertinya saya tertarik buka rekening di mandiri setelah baca ini

    semangat kaka, semoga menang 🙂

    Reply
  4. Dera

    Saya cuma memiliki satu rekening, rekening mandiri. untuk apa punya banyak rekening kalau semuanya bisa dilakukan hanya dengan 1 bank.
    Mandiri memang bank terbaik

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *