Yes, I’m Blogger

Setahun yang lalu, saya berniat untuk memulai menjadi blogger lagi. Moment 10 tahun blogku saat itu menjadi motivasi. Memang tak mudah untuk kembali, setelah hiatus yang berkepanjangan. Tetapi saya bertekad. Blog yang sempat sepi tak berpenghuni itu, perlahan mulai terisi. Setahun berjalan, tulisannya mulai banyak bahkan saya mengisi dua blog sekaligus. Saya mulai menikmatinya. Saya menemukan kembali duniaku yang sempat hilang. Yah… Sekarang saya akhirnya bisa mengaku sebagai blogger (lagi).

Kepercayaan Diri yang Hilang

Hingga setahun yang lalu, kepercayaan diri saya untuk menulis hilang entah kemana. Selama kurang lebih 3 tahun, banyak tulisan yang akhirnya tinggal di draft saja. Entah karena tidak percaya diri atau terlalu perfeksionis. Setiap akan menekan tombol publish, ada gejolak yang mempengaruhi untuk menahan. Perlahan, saya pun mulai malas menyapanya. Berbulan-bulan tidak ada tulisan terbaru. Blog itu seperti tak berpenghuni.

Hingga akhirnya saya coba pertanyakan lagi, mengapa saya memulai untuk membuat blog sekitar 11 tahun lalu. Dan jawabannya sederhana seperti apa yang saya tuliskan disini. Alasan itu menjadi pemicu dan menjadi awal untuk menyusun langkah selanjutnya.

inart-dot-wordpress-dot-com

Bergabung dengan Komunitas

Langkah awal yang saya lakukan adalah dengan bergabung kembali di komunitas blogger. Saya bergabung di grup FB Blogger Anging Mammiri. Masuk ke dalam grup chatting. Iklim menulis dari beberapa orang disana cukup menggugahku untuk kembali nge-blog. Bergabung disana juga membuka peluang untuk hadir di beberapa event yang mengundang blogger. Jika memungkinkan, saya berusaha ikut demi mendapatkan bahan tulisan. Memang belum semua bisa saya tuliskan, tetapi setidaknya perlahan blog itu mulai terisi.

Apalagi sejak dibentuknya devisi MAM sebagai bagian dari blogger Anging Mammiri. Jam belajarnya lebih fleksibel untuk emak-emak rempong sepertiku. Motivasi dan inpirasi dari blogger perempuan disana cukup memicu adrenalin untuk selalu menghadirkan tulisan baru di blog.

Selain itu, saya mendaftar di beberapa komunitas blogger nasional. Seperti blogger perempuan, KEB, dan lainnya. Dengan mengikuti aktivitas blogger yang ada di komunitas tersebut, pikiran saya mulai terbuka. Rasa percaya diri saya yang dulu hilang saat akan menekan tombol publish, perlahan memudar. Dan tulisan demi tulisan pun hadir kembali di blog ini.

Saya menjadi murid dari beberapa blogger senior yang sejak dulu konsisten dengan blognya. Saya belajar dari proses mereka berkembang. Meski agak keteteran karena aktivitas yang lain, setidaknya saya senang bisa memulainya kembali.

winslicious-dot-com

Winslicious.com

Bergabung di beberapa komunitas blogger membuatku lebih melek pentingnya punya domain sendiri. Beberapa kali menghadiri workshop tentang blog, semua menyarankan untuk punya domain sedini mungkin. Sebelum statistik blognya terlanjur tinggi dan saat diganti akan anjlok.

Sebenarnya dulu saya sudah pernah beli domain sendiri. Tetapi karena ingin membumikan hestek winslicious yang biasa saya gunakan di instagram, saya pun memilih domain winslicious.com. Beberapa tahun terakhir, saya memang lebih senang menulis tentang makanan.

Niat awal membeli domain itu, ingin mengganti inart.wordpress.com. Dengan isinya yang masih campur-campur. Namun karena belum punya cukup banyak waktu, saya tidak sempat mengurus kepindahannya. Hingga di tengah perjalanan, saya berpikir untuk membuat satu blog khusus makanan saja dengan domain itu.

Disaat kegiatan sedikit lengang, tulisan-tulisan tentang makanan di blog terdahulu pun pindah ke winslicious.com ini. Sekarang blog ini sudah cukup aktif menceritakan pengalamanku tentang makanan. Entah itu pengalaman setelah bereksperimen dengan resep atau pengalaman nongkrong di cafe atau resto.

Sedangkan inart.wordpress.com saat itu masih saya gunakan untuk menulis tema-tema selain makanan.

Inart.web.id

Seiring dengan blog yang sedikit demi sedikit mulai terisi, saya mencoba menantang diri. Saya akan menghadiahkan domain untuk diri sendiri jika bisa memenangkan lomba. Saya pun coba mengikuti beberapa lomba blog. Tapi belum berhasil. Hingga akhirnya bulan lalu, sebuah pengumuman lomba blog mencantum namaku disana. Setelah mendapatkan hadiah, saya langsung membayar nasar untuk diri sendiri. Saya memperpanjang domain dan membeli hosting untuk blog ini.

Awalnya saya sempat bingung lagi harus memilih domain apa. Apakah winarniks.com agar bisa lebih personal branding. Ataukah saya memperpanjang inart.web.id yang sudah saya beli sekitar 6 atau 7 tahun lalu disaat harganya masih 25 ribu / tahun? Dengan berbagai pertimbangan, saya memilih untuk menggunakan inart.web.id kembali dengan menambahkan hosting. Sebelumnya saya hanya menggunakan domain itu dengan redirect saja.

inart-web-id

Saya memilih menggunakan domain ini selain karena beberapa linknya sudah tersebar. Juga karena nama inart lebih personal untukku, seperti tag blog yang saya tuliskan di header blog ini. “Explain my own life to my self”. Blog ini memang dedikasikan untuk menulis segala hal untuk diriku sendiri. Tempat untuk refleksi, tempat untuk katarsis, tempat terapi dan tempat untuk mengenang. Karena tujuan awal saya membuat blog memang hanya untuk itu. Kalaupun suatu hari blog ini berguna bagi banyak orang, itu adalah bonusnya.

Dua minggu lalu, saya baru bisa mengutak-atik css dari template yang saya pilih. Menyesuaikan dengan warna header blog yang menggambarkan aktivitas mama-mama rempong. Malam ini semuanya sudah fixed dan secara resmi di-launching. Meskipun beberapa tulisan sebelumnya sudah di publish menggunakan domain ini.

Sebagai rasa syukur, pengen buat giveway. Sementara hadiahnya dipikirkan dulu. Hehehe.

Sekarang saya sudah bisa mengatakan, Yes, I’m Blogger (again)…

12 thoughts on “Yes, I’m Blogger

    1. Winarni KS Post author

      Memang akan ada pasang surutnya kak, yang penting selalu ingat kembali apa yang membuat ta memutuskan untuk mulai ngeblog. Kapan2 belajar sama-sama otak atik blog

      Reply
  1. Vita Masli

    Clap clap clap.. semangat Inart! Pasang surut ngeblog pasti ada. Saya juga seperti itu. It’s all about passion ji sebenarnya menurutku. Kalau hati sudah disitu, kembali ji juga itu. *apakaaahh???? Hahahahahha*

    Reply
  2. andyhardiyanti

    Assiiiiikk.. Welcome back, kakak ^_^
    Ditunggu postingan-postingan selanjutnya. Saya juga sempat ngilang lho..gak ada nulis maupun komen-komen sama sekali selama 2 tahun. Hihihihi

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *